Bagaimana Menjadi Remaja Tangguh?


Remaja, seperti digambarkan dalam sebuah iklan rokok: memandang setiap bahaya sebagai petualangan. Dunia remaja, sering melambungkan angan-angan menembus batas realitas. Mereka ingin menjadi siapa saja, dan menjelma menjadi apa saja, sementara mereka belumlah apa-apa. Hasrat dan keinginan seringkali melampaui kapasitas diri dan kemampuan. Maka remaja adalah pribadi yang paling sering lupa daratan. Hidupnya sering di awang-awang. Lebih layak disebut pengkhayal ketimbang sekadar pemimpi kesiangan. Untuk bisa berkualitas, seorang remaja ternyata harus memaksa diri, turun ke dunia nyata.

Saat membaca dan tenggelam dalam buku-buku itu, mereka seolah-olah berubah menjadi tokoh yang mereka baca. Secara tiba-tiba saja mereka merasa berbakat seperti ninja dari Desa Konoha kayak dalam kisah Naruto, atau Kenshin Himura, atau menjadi calon petualang hebat seperti Old Satherhand dalam buku karya Dokter Karl May, atau menjelma tiba-tiba menjadi mirip Mahesa Jenar dalam Nogo Sostro Sabung Inten, atau malah ‘si gila’ Wiro Sableng. Dunia-dunia khayal itu seolah-olah menjadi nyata, dan sepertinya mereka sedang terlibat di dalamnya. Tanpa terasa, mereka bahkan seperti memiliki kemampuan ajaib, tubuh mereka menjadi kuat, dan ‘tenaga dalam’ bergolak diam-diam dalam tubuh mereka. Mereka berharap akan bertemu manusia-manusia sakti seperti Hatake Kakashi, gurunya Naruto, atau Seijuro Hiko, master jurus Hiten Mitsurugi-nya Kenshin, untuk mengangkat mereka sebagai murid. Karena tulang mereka bagus, bakat mereka melangit. Komik-komik itu membuat mereka mengkhayalkan apa saja, sementara mereka adalah mereka. Saat sadar, mereka baru teringat bahwa mereka hanya remaja-remaja berbadan ceking, atau malah gembrot, yang sedang duduk di sebuah toko komik, dan membolos sekolah! Mengenaskan.

Untuk menjadi remaja yang tangguh, jangan rela dibentuk oleh lingkungan. Berusahalah untuk membuat dan menciptakan lingkungan. Sebagai remaja muslim, ubahlah label di setiap hal yang melingkari Anda menjadi islami.
Kita boleh tinggal di tempat berbeda-beda, memiliki kawan dan kenalan di mana-mana, berpindah ke mana saja kita dibawa orang tua kita. Tapi setiap kita menemui sebuah lingkungan, kita harus mampu menguasainya. Jangan mudah larut oleh suasana lingkungan, tapi buatlah agar lingkungan itu terpengaruh dengan kehadiran kita. Caranya dengan membuat aktivitas. kebiasaan seperti yang sudah biasa kita lakukan. Selama itu baik dan benar, lakukan saja. Biarlah kebanyakan orang di lingkungan itu tidak terbiasa melakukannya. Lama-kelamaan, pasti akan berkerumun juga teman-teman yang menyukai kita. Bila ada masjid sepi, kita lah yang memakmurkannya. Bila di kampung itu jarang terdengar suara bacaan Al-Quran, kita lah yang melantunkannya. Sederhana saja, tapi kadang butuh mental yang kokoh. Dan ternyata, asal ada ilmu, dan kita selalu mendekatkan diri kepada Allah, mental kuat itu akan dengan sendirinya menjadi milik kita.

2 thoughts on “Bagaimana Menjadi Remaja Tangguh?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s