Generasi Muda Muslim yang Tangguh dan Berakhlak Mulia


Sejak dulu hingga sekarang pemuda merupakan pilar kebangkitan. Dalam setiap kebangkitan, pemuda merupakan rahasia kekuataannya. Dalam setiap fikrah, pemuda adalah pengibar panji-panjinya.

            Pada prinsipnya apa yang Allah syari’atkan bertujuan untuk melahirkan prilaku (akhlaq) pribadi dan sosial. Hal ini sesuai dengan misi utama kerasulan Muhammad saw. Sebagai penyempurna akhlaq dan menjadi rahmat untuk semesta alam. Oleh sebab itu Akhlaq, amalan dan pola hidup seorang seorang muslim /muslimah  harus sesuai dengan syari’at dan perintah Allah.

Generasi muda muslim adalah yang memiliki sifat:

1.         Berakhlaq Islami, meliputi:

            a.         Rendah hati (iffah) dan mendahulukan kepentingan orang lain .

Remaja muslim harus bisa bersikap rendah hati dalam segala hal agar dapat dihargai oleh orang lain, mampu menyampaikan yang harus disampaikan. Dia juga harus bisa mendahulukan kepentingan umum daripada dirinya sendiri.

            b.         Bersikap toleransi dan berwawasan luas.

Remaja muslim dituntut untuk memiliki sifat ini, suka memaafkan dan mengutamakan cinta kasih diantara manusia, tidak egois dan mau menang sendiri. Dia juga harus memiliki jangkauan kedepan, tajam analisa tentang sasaran dan tujuan hingga mampu menyingkirkan kendala penghalang,

  1. Remaja muslim harus memiliki sikap benar, berani, rela berkorban, satria, penyayang dan muamalah yang baik. Dengan Akhlaq ini  akan mampu membuka hati manusia lainnya apabila dilaksanakan

2.         Menjauhi hal-hal yang haram.

Dengan menjauhi hal-hal yang haram akan memancarkan nur Rabbani di dalam hatinya serta akan terlepas dari hawa nafsu.

3.         Qudwah (contoh amaliyah nyata ).

Semaksimal mungkin dia harus mampu menjadikan dirinya sebagai gambar hidup dari apa yang dida’wahkan (Al-Qur’an) sebab da’wah bil hal lebih kuat pengaruhnya dibanding da’wah dengan konsep.

4.         Siap berkorban.

Muslim berfungsi sebagai sopir manusia. Ia harus tampil pertama dalam segala hal sebagai tauladan, dalam berkorban:waktu, harta untuk tegaknya kebenaran.

5.         Bertanggung jawab.

Remaja muslim harus berfikir tentang kewajiban dan ruang lingkup tanggung jawabnya sehingga mampu membimbing ummat kepada amaliah Islamiyah.

Generasi muda hendaknya selalu proaktif untuk belajar. Tanpa belajar yang kontinyu ia akan terlindas zaman yang ia tapaki, akan ketinggalan kereta dalam informasi dan pengetahuan. Maka idealnya seseorang mempunyai perpustakaan pribadi di rumahnya, tekun membaca dan menelaah kitab yang baru atau lama. Tekun mencari berbagai informasi dan pengetahuan baru. Dengan usaha seperti ini maka dia akan mampu berda’wah dengan materi yang aktual dan up to date. Mampu membawa misi risalah dengan tepat dan dapat diterima, logis dan luwes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s