Aarrggh!!


Amarah, salah satu bentuk emosi yang dimiliki setiap manusia. Memang manusiawi sifatnya, namun kalau nggak dikelola dengan baik, bisa menghancurkan kehidupan seseorang. Belakangan ini banyak orang yang mudah terpancing amarah. Perlu kita ketahui, orang yang mudah marah membuat orang di sekitar merasa nggak nyaman. Hasilnya, kehidupan sosial terganggu. Trus bagaimana cara mengendalikan dan mengatasi rasa marah dengan tepat?

1. TENANGKAN PIKIRAN
Pada saat perasaan kita inginh meledak, cegah agar factor pemicu itu nggak sampai membuat kita kehilangan control. Cobalah untuk menarik napas dalam-dalam sebanyak 2-3 kali, kemudian keluarkan secara perlahan.
2. CIPTAKAN RASA EMPATI
Cobalah untuk bertukar posisi, jika kita menjadi korban yang dimarahi. Bagaimana kira-kira rasanya dimarahi. Kalau kemarahan sifatnya mendidik dan membangun mungkin ada manfaatnya, namun jika marah membabi buta, pasti kita sakit hati.
3. LAWAN RASA AMARAH
Biasanya saat emosi mulai menyelimuti, maka amarah pun akan mudah mengendalikan dan memasuki pikiran serta perasaan kita. Maka, coba untuk melawan dan bersikap masa bodoh sama kemarahan kita. Ubah rasa marah menjadi sesuatu yang nggak penting. Kalau perlu, anggap kemarahan yang nngak terkendali menjadi musuh besar kita.
4. ALIHKAN PIKIRAN
Untuk meredam emosi kemarahan, kita butuh sesuatu yang bisa mengalihkan amarah dengan melakukan hal positif dan menyenangkan. Hal itu dapat membuat kita lupa akan masalah yang sedang dihadapi.


5. PENYEGARAN DI TEMPAT YANG NYAMAN
Tempat yang asri dan sunyi, seperti taman, pantai, kebun, ruang santai lainnya mungkin tempat yang sesuai bagi kita yang sedang dirundung amarah.
6. CURAHKAN HATI
Menceritakan sesuatu yang terjadi pada diri kita serta membagi perasaan kepada orang-orang yang dipercaya, sedikit banyak membantu mengurangi beban yang ada di hati. Sehingga membuang rasa dendam yang berpotensi timbulnya amarah.
7. BERPIKIR SEBELUM BERTINDAK
Terkadang ada seseorang mudah terpancing emosi, hanya sekedar dilihat orang lain jadi marah dan langsung menegir dengan kasar. Hal sepele jangan dibesar-besarkan.
8. MENCARI SEBAB DAN SOLUSI
Ketika perasaan kita mulai tenang, coba untuk mencari sumber permasalahan dan mencari tahu bagaimana cara untuk menyelesaikannya. Pilih jalan keluar terbaik dalam menyelesaikan setiap masalah yang ada. Semua itu akan mengurangi beban pikiran kita.
9. TETAP BERKEPALA DINGIN
Jika sedang berhadapan dengan orang yang sedang dilanda amarah, sebaiknya kita jangan ikut emosi agar masalah nggak menjadi semakin rumit. Cukup dengarkan apa yang ingin ia sampaikan, jangan banyak merespon. Jika emosinya sudah mereda, baru selesaikan dengan baik-baik. Dengan begitu kita sudah berhasil mengendalikan emosi kita.
10. FOKUS PADA TUJUAN
Tetapkan impiankita setinggi mungkin agar dapat mencapainya dengan melakukan kerja keras.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s